PENTINGNYA PEMBINAAN KELUARGA

Jl. Raya Penggilingan, RT 13/07, Cakung, Jakarta Timur
Telp. 021-4801454 HP. 081314650100
Email : Info@alishlah.id      Web : www.alishlah.id

 Buletin Da’wah Edisi : 17/XI/16

PENTINGNYA PEMBINAAN KELUARGA

Oleh : Hj. Asmanah Asmawi

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

  1. PENDAHULUAN

Dampak dari ketidak-harmonisan rumah tangga, sungguh sangat luar biasa. Data dari Komnas Perlindungan Anak tahun 2011 sebagaimana dikutip Bambang Suryadi dan Hifziah, Fakultas Psikologi UIN Jakarta, 2013 dan berita “Liputan6.com, 26 Mar 2014,   angka perceraian di Indonesia merupakan tertinggi di Asia Pasific, yaitu 333000 per tahun.

Menurut Kantor Berita Antara atau ANTARA News) – Kamis, 4 Agustus 2011 .  Provinsi Jawa Barat, provinsi yang juga paling banyak penduduknya, menjadi provinsi yang paling tinggi angka perceraiannya. Badan Peradilan Agama MA pada 2010,  mengungkap terdapat 33.684 kasus cerai di sana. Tempat kedua adalah Jawa Timur, yaitu sebanyak 21.324 kasus. Posisi ketiga Jawa Tengah dengan 12.019. Dari 285.184 perkara perceraian, sebanyak 67.891 kasus karena masalah ekonomi. Di urutan kedua, pemicu perceraian adalah perselingkuhan sebanyak 20.199 kasus.

  • Dalam hal penyebab perceraian karena perselingkuhan, Provinsi Jawa Timur menempati urutan tertinggi dengan 7.172 kasus (jadi paling banyak selingkuh di Jawa Timur), menyusul Provinsi Jawa Barat sebanyak 3.650 kasus dan posisi ketiga ditempati Jawa Tengah sebanyak 2.503 menyusul DKI Jakarta sebanyak 1.158. Karena kekerasan fisik 2.191 kasus, sementara perceraian karena poligami mencapai 1.389 kasus pertahun. jumlah tawuran pelajar pada tahun 2011 sebanyak 339 kasus
  • korban jiwa 82 orang
  • 97% remaja sudah menonton film porno, dan
  • 2% remaja SMP dan SMA melakukan aborsi.

Peristiwa tersebut tidak akan terjadi apabila kita dapat melaksanakan tugas dan kewajiban kita sebagai orang tua dan sebagai suami isteri,  dengan sebaik-baiknya.

Berikut sebagian dari kewajiban suami isteri berdasarkan Al Quran dan Sunnah yang dikutif dari buku “Petunjuk Sunnah dan Adab Sehari-hari Lengkap” karya H. Abdurrahman A, 2011 ;

  • Hak Bersama Suami Isteri
  1. Suami isteri, hendaknya saling menumbuhkan suasana mawaddah dan rahmah. (Ar-Rum: 21)
  2. Saling mempercayai dan memahami sifat masing-masing pasangannya. (An-Nisa’: 19 – Al-Hujuraat: 10)
  3. Saling mencintai keluarga keduanya tanpa mebeda-bedakannya.
  4. Hendaknya menghiasi dengan pergaulan yang harmonis. (An-Nisa’: 19)
  5. Saling menasehati dalam kebaikan. (Muttafaqun Alaih)
  6. Sama-sama syukur dan sabar dalam senang dan susah…

 

  • Adab Suami Kepada Isteri (Di antaranya) ;
    1. Suami hendaknya menyadari bahwa isteri adalah suatu ujian dalam menjalankan agama. (At-Taubah:24)
    2. Seorang isteri bisa menjadi musuh bagi suami dalam mentaati Allah dan Rasul-Nya. (At-Taghabun: 14)
    3. Hendaknya senantiasa berdo’a kepada Allah meminta isteri yang sholehah. (AI-Furqan: 74)
    4. Membayar mahar, Memberi nafkah (makan, pakaian, dan tempat tinggal), ( Qs. Al Baqarah : 223)
    5. Menggaulinya dengan baik dan berlaku adil jika beristeri lebih dari satu. (Al-Ghazali)
    6. Jika isteri berbuat Nusyuz (durhaka kepada suami dan kepada Allah), langkah suami antara lain ; (a) Memberi nasehat, (b) Pisah kamar, (c) Memukul dengan pukulan yang tidak menyakitkan. (An-Nisa’: 34), tidak di wajah, dan tidak sampai bengkak atau luka.
    7. Suami tidak boleh kikir dalam menafkahkan hartanya untuk isteri dan anaknya.(Ath-Thalaq: 7)
    8. Lemah lembut, tidak kasar terhadap isteri ( Tirmidzi)
    9. Suami tidak harus selalu mengikuti kemauan Dalam menyelisihi mereka, ada keberkahan. (Baihaqi, Umar bin Khatab RA. Hasan Bashri)
    10. Suami wajib menggauli isterinya dengan cara yang baik. (An-Nisa’: 19). Isteri ibarat wadah yang haus untuk diisi (dengan perhatian, pujian dan kasih sayang). Bila suami tidak mengisinya dengan baik, akan sangat mudah menerima orang lain untuk mengisi hatinya.
    11. Suami tidak menghinanya, dan tidak berpisah ranjang kecuali dalam rumah sendiri. (Abu Dawud).
    12. Suami wajib selalu membimbing isteri (menjadi imam), dan menyuruhnya untuk selalu taat kepada Allah dan Rasul-Nya. (AI-Ahzab: 34, dan At-Tahrim : 6)
    13. Wajib mengajari isterinya ilmu yang berkaitan dengan wanita (hukum haidh, istihadhah, dll.). (AI-Ghazali)
    14. Adil dan bijaksana terhadap isteri. (An-Nisa’: 3)
    15. Suami wajib mendidik isterinya dan membawanya kepada ketaatan, walaupun secara paksa. (HR. AI Ghazali)
    16. Tidak boleh membuka aib isteri kepada siapapun (HR. Nasa’i)
    17. Memberi hadiah terutama sehabis bepergian jauh walau hanya batu.
    18. Suami yang sabar atas kekurangan dan kejelekan isterinya berpahala seperti yang Allah berikan kepada Nabi Ayyub AS. (HR. Abu Ya’la)
  • Adab Isteri Kepada Suami (Di antaranya) ;
    1. Menyadari dan menerima dengan ikhlas bahwa kaum laki-Iaki adalah pemimpin kaum wanita. (An-Nisa’: 34)
    2. Tinggal di tempat kediaman yang disediakan suami
    3. Hendaknya menyadari bahwa hak (kedudukan) suami setingkat lebih tinggi daripada isteri. (Al-Baqarah: 228)
    4. wajib mentaati suaminya selama bukan dalam (An-Nisa’: 39) Seandainya dibolehkan sujud sesama manusia, maka aku akan perintahkan isteri bersujud kepada suaminya. (HR. Timidzi).
    5. Menggauli suami dengan baik. Selalu memenuhi hajat biologis suaminya, walaupun sedang dalam kesibukan.  (Muttafaqun Alaih). Menolak ajakan suami untuk menggaulinya, penduduk langit (para malaikat) akan melaknatnya sehingga suami meridhainya. (Muslim)
    6. Mendahulukan hak suami atas orang tuanya. Allah swt. mengampuni dosa-dosa ibu bapak seorang Isteri yang mendahulukan hak suaminya daripada hak orang tuanya. (Tirmidzi)
    7. Selalu mengharap ridha suami. Isteri yang meninggal dunia dalam keridhaan suaminya akan masuk surga. (Ibnu Majah, TIrmidzi)
    8. Menjaga harta suami dengan sebaik-baiknya (Thabrani)
    9. Selalu tampil menarik/berhias diri untuk suaminya
    10. Wajib menjaga kehormatan suami baik di hadapan atau di belakangnya (tidak ada di rumah). (An Nisa’: 34)
    11. Ada empat cobaan berat dalam pernikahan, yaitu: (1) Banyak anak (2) Sedikit harta (3) Tetangga yang buruk (4) lsteri yang berkhianat. (Hasan Al-Bashri)
    12. Wajib menundukkan pandangan dan menjaga kemaluannya (An-Nur: 30-31).
    13. Tidak dandan /memakai parfum selain untuk suaminya
    14. Tidak membeli sesuatu atau berhutang tanpa izin suami
    15. Tidak boleh keluar rumah tanpa izin suami dan didampingi mahramnya walaupun untuk beribadah.
    16. Isteri yang sabar atas kekurangan dan kejelekan suami berpahala seperti yang Allah berikan kepada Siti Asiah RA. (ahli surga) (Abu Ya’la).     Wallahu a’lam

 

PESANTREN TAHFIDZ DAN
RUMAH YATIM AL ISHLAH
Bangunan milik bersama (WAKAF) 3 lantai hasil dari ZIS yang dikumpulkan sedikit demi sedikit
 
Mari bergabung untuk menjadi bagian dari sejarah besar berdirinya RUMAH BESAR UMMAT ISLAM
PST.TAHFIDZ & RUMAH YATIM 2
milik kita bersama
 
DENGAN BERWAKAF
ATAU MENJADI ORANG TUA ASUH/DONATUR
DAN SEKALIGUS SEBAGAI PEMILIK PESANTREN
 
Melalui :
  1. Infaq berbagi kebahagiaan untuk biaya hidup & Pendidikan 99  YATIM penghafal Quran
  2. Zakat, Infaq dan Shadaqah
  3. Wakaf untuk membebaskan Tanah & Bangunan 300 m² Hanya @ Rp 4 Jt/m².
 
Rekening  BANK MU’AMALAT a/n
PST. TAHFIDZ & RUMAH YATIM AL ISHLAH
No. Rekening 34 8000 5 111