KEAJAIBAN AYAT KURSI

Jl. Raya Penggilingan, RT 13/07, Cakung, Jakarta Timur
Telp. 021-4801454 HP. 081314650100
Email : Info@alishlah.id      Web : www.alishlah.id
Buletin Da’wah Edisi : 22/IX/17
(Qs. Al Baqarah : 255)
Abi Syakila N Hafidz

A. MAKNA KURSI

Kata “kursi” dalam AYAT KURSI, bermakna antara lain :

  1. Ruangan besar yang kapasitasnya melebihi langit dan bumi.
  2. Pusat pemerintahan, kekuasaan & kerajaan Allah SWT.
  3. Ilmu, karena ilmu mrupakan bagian dari Sifatullah. Dengan ilmu Allah SWT mengatur makhluk yang diciptakan-Nya.
  4. Simbol dari keagungan dan kebesaran Allah ST.

Jadi  ”Kursi merupakan pondasi kebijakan /hukum Allah dan simbol dari kekuasaan-Nya. Dan ayat kursi merupakan ayat yang memberikan petunjuk atas ketuhanan Allah secara mutlak”.

B. KEAGUNGAN KURSI ALLAH SWT.

Rasulullah SAW  berkata kepada Abu Dzar: Hai Abu Dzar, perbandingan langit yang tujuh dan bumi yang tujuh dengan ayat kursi itu bagaikan lingkaran yang diletakkan di padang luas. Bumi dan langit ibarat lingkaran kecil dan ayat kursi adalah padang luas membentang yang tidak berujung. Perbandingan langit yang tujuh digabung dengan bumi yang tujuh dan kursi di satu sisi dengan ‘Arsyullah (‘Arsy) di sisi lain bagaikan lingkaran di tengah padang luas. Keutamaan Arsy dengan Kursi seperti keutamaan padang luas dengan lingkaran kecil.

Imam Ali Bin Abi Tholib berkata ; “Kursi Allah adalah berlian dan pena (kalam) Allah juga berlian. Panjang pena sama dengan perjalanan 70 tahun dan panjang kursi tidak diketahui kecuali orang-orang yang diberi ilmu”. Ikrimah berkata ; “Matahari merupakan satu bagian dari 70 cahaya Kursi sedangkan Kursi merupakan satu bagian dari 70 cahaya Arsy”.

C. BILANGAN DALAM AYAT KURSI.

Setiap bilangan yang ditentukan oleh Allah SWT mempunyai nilai keberkahan yang luar biasa. Bilangan-bilangan yang telah ditetapkan Allah SWT dan Rasulullah SAW  dalam berbagai keterangan sungguh sangat banyak dan semua itu terkait dengan rahasia kebesaran Allah SWT. Jika kita mengikutinya maka rahasia itu dengan seizin-Nya akan terbuka, misalnya : Al Quran  terdiri dari 144 surat, 6236 ayat, 77.437 kata dan 340.740 huruf, dengan surat yang terpanjang adalah surat Al-Baqarah terdiri dari 286 ayat. Jumlah para Rasul 313 orang. Jumlah para Nabi 120.000 orang. Jumlah pasukan Perang Badar 313 orang, dll.

Begitu juga dengan ayat kursi yang terdiri dari 9 anak kalimat sempurna, 50 kata dan 187 huruf bukanlah suatu kebetulan. Disunnahkan membacanya di waktu pagi, petang, sebelum tidur dan saat mendo’akan orang sakit (ruqyah).

Diriwayatkan oleh Ibnu Saad dan dinilai shahih oleh Ibnu Hajar dalam al Ishabah bahwa Abu Hurairah setiap hari membaca tasbih sebanyak 12000 kali.

Berapa kalikah sebaiknya membaca ayat kursi ? ulama ahli hikmah mengatakan bahwa ; amaliyah ayat kursi memiliki bilangan khusus yaitu , 3, 7, 9, 11, 41, sampai 70.000 kali. Jumhur Ulama banyak yang menyarankan untuk mengamalkannya sebanyak 1000 kali setiap siang dan malam. Tidak ada orang yang mengetahui sebuah rahasia sebelum mengalami.

D. DAHSYATNYA AYAT KURSI   

Ayat Kursi diturunkan kepada Rasulullah Muhammmad SAW  pada malam hari. Saat itu juga Rasulullah SAW  memanggil Zaid Bin Tsabit untuk menulisnya.

Diriwayatkan oleh Muhammad Bin Al-Hanafiyah bahwa sesudah ayat kursi turun, seluruh berhala di dunia berjatuhan, seluruh malaikat bersujud, seluruh penguasa menjatuhkan wajahnya ke bumi, mahkota yang tersungging di kepala para pembesar berjatuhan, syetan berlarian kebingungan, bertabrakan, takut dan kepanasan. Kemudian para syetan melapor kepada Iblis memberi tahu keadaan dunia yang menggemparkan. Sang Iblis memerintahkan para syetan untuk mencari tahu apa penyebabnya. Maka para syetan berdatangan ke Madinah di mana Rasulullah SAW  tingggal. Mereka mendapat berita bahwa “Ayat Kursi” telah diturunkan Allah SWT di Madinah dan itulah penyebab utamanya huru-hara tersebut.

E. NAMA-NAMA AYAT KURSI DAN MAKNA KEAGUNGANNYA

  1. AYAT KURSI ( AYAT KEKUASAAN ).

Dinamakan Ayat Kursi karena di dalamnya ada kata “KURSI”.

”Allah menciptakan Kursi yang dikelilingi oleh 7 langit dan 7 bumi. Kursi bagai sebuah lingkaran yang ada di tengah-tengahnya padang luas. Di kirinya ada 10.000 Kursi dan di kanannya juga ada 10.000. Di atas setiap Kursi ada malaikat yang duduk membaca Ayat Kursi & mencatat pahala orang-orang yang membaca Ayat Kursi. Allah juga memerintahkan pena untuk mencatat Ayat Kursi dan pahalanya. Barangsiapa yang melanggengkan membaca Ayat Kursi, Allah berikan pahala sebesar Ayat Kursi pada hari kiamat“.

2. AYAT AZHIMAH (AYAT PALING AGUNG)

Disebutkan dalam hadits dari Ubay bin Kaab berkata, Rasulullah SAW  bersabda ; ”Hai Abu Mundzir ayat azhimah (agung) apa yang sudah kamu hafal ? Dia menjawab ”Allah dan Rasul-Nya yang paling mengetahui. Rasulullah SAW  bersabda ; ”Ketahuilah bahwa Ayat Adhimah adalah Allahu Laa Ilaaha Illa Huwal Hayyul Qoyyum”. Dalam sebuah riwayat Rasulullah mengulanginya sebanyak 3 kali lalu menepuk dada Abu Mundzir.

Ar-Rabi’ bin Abdullah Al-Kalai berkata ; ”Seseorang bertanya pada Rasulullah SAW, Wahai Rasulullah ayat mana yang paling agung dalam Al-Quran? Rasulullah SAW  menjawab ; ayat kursi. Orang itu bertanya lagi ”Ayat apa yang paling menyenangkan bagi Rasul dan umatnya?” Rasul menjawab ; ”Akhir surat Al-Baqarah dan ayat kursi karena keduanya adalah gudang rahmat yang ada di bawah kebaikan di dunia dan akhirat kecuali terkandung di dalamnya“.

Syaikh Ali Al-Buni berkata : ”Orang yang membaca Ayat Kursi akan ditaati oleh makhluk yang ada di sekitarnya. Tidak satupun dari makhluk Allah yang membahayakan dirinya, baik berupa perkataan maupun perbuatan sepanjang tahun. Seorang pemimpin yang melanggengkan membaca Ayat Kursi dia akan ditaati pengikutnya“.

3. AYAT SAYYIDAH  (AYAT PENGHULU AL-QURAN )

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW  bersabda ; ”Segala sesuatu pasti ada yang lebih unggul dan lebih tinggi. Sesungguhnya yang lebih unggul dan lebih tinggi dari Al-Quran adalah Surat Al-Baqarah. Dan di dalam Surat Al-Baqarah ada ayat yaitu Penghulu Ayat-Ayat Al-Quran, dialah Ayat Kursi“.

Rasulullah SAW  bersabda pada Sahabat Ali bin Abi Tholib ; ”Hai Ali, penghulu manusia adalah Adam, penghulu orang arab adalah Muhammad, penghulu orang persia adalah Salman, penghulu orang Rum (Yordan, Palestina, Siria dan Afghan) adalah Suhaib, penghulu orang Habasyah adalah Bilal, penghulu gunung adalah Thursina, penghulu pohon adalah Bidara, penghulu bulan adalah Muharram, penghulu hari adalah Jum’at, penghulu ucapan adalah Al-Quran, penghulu Al-Quran adalah Ayat Kursi. Di dalam Ayat Kursi ada 50 kata dan setiap kata ada 50 keberkahan“. (HR. Ad-Dailami).

Dalam hal ini Ad-Dailami mengatakan ‘ Barangsiapa yang melanggengkan membaca Ayat Kursi maka orang itu akan memperoleh kemuliaan, jadilah ia sebagai penghulu di antara umat manusia. Maka bacalah dengan langgeng sesuai dengan bilangan kalimat atau hurufnya setiap hari, Insya Allah akan mendapatkan kemuliaan dalam dirinya“.

4. AYAT FADHILAH (AYAT PALING UTAMA)

Ayat Kursi disebut Ayat Fadhilah karena memiliki keutamaan yang lebih dari ayat-ayat lainnya. Keutamaannya tidak hanya pada redaksinya yang mengagumkan dan kandungan yang menjadi asas kebijaksanaan Allah tetapi juga bagi orang yg membacanya.  

Dari Rabiah bin Harits, Rasulullah SAW  ditanya ;  ”Wahai Rasul surat Al-Quran mana yang paling utama ? Rasulullah SAW  menjawab ; ”Surat yang di dalamnya disebut Al-Baqarah. Beliau ditanya lagi ”Ayat mana dari Surat Al-Baqarah yang paling utama ? Rasulullah SAW  menjawab ”Ayat Kursi dan akhir surat Al-Baqarah yang turun langsung dari bawah Arsy“.

5. AYAT SYARIFAH ( AYAT PALING MULIA )

Syarifah artinya mulia dan berkedudukan tinggi. Ayat Kursi dikeluarkan dari Arsy dan diturunkannya kepada Rasulullah SAW disertai pengawalan 70.000 malaikat. Tidak seorangpun yang membaca Ayat Kursi kecuali malaikat datang mendengarkan dan berdiri menghormat padanya.

Abu Dzar Al-Ghifari bertanya kepada Rasulullah SAW ;  ”Wahai Rasullullah ayat Al-Quran mana yang paling mulia ? Rasulullah menjawab ”Ayat Kursi, langit dan bumi jika dibandingkan dengan Kursi bagaikan mangkok yang diletakkan di padang tanah yang luas, di mana mangkoknya adalah langit dan bumi sedangkan padang tanahnya adalah Ayat Kursi. Seandainya langit dan bumi dan seluruh yang ada di dalamnya dikumpulkan dan diletakkan dalam satu sisi neraca dan di sisi lain adalah Ayat Kursi tentu masih berat timbangan Ayat Kursi“.

Syaikh Muhammad bin Asmuni dalam Tafsir Ayat Kursi mengatakan ”Zikir, mukjizatnya akan hadir sesuai dengan inti dan makna kata yang dizikirkan. Ilmu, mukjizatnya akan hadir setelah diamalkan. Bila zikir yang dibaca adalah zikir mulia dan ilmu yang diamalkan adalah ilmu mulia yaitu Ayat Kursi maka Allah akan memberikan penghasilan yang berlimpah.

Barangsiapa mengistiqomahkan Ayat Kursi maka dia akan dimuliakan, dihormati, dan disegani oleh orang-orang yang di sekitarnya. Di sisi Allah tidak diragukan lagi mendapat tempat yang sangat terhormat“.

6. AYAT DZARWAH (AYAT PALING PUNCAK)

Dzarwah artinya puncak yaitu ujung tertinggi dan sesudahnya tidak ada lagi. Ayat Kursi disebut Ayat paling Puncak karena tidak ada lagi ayat yang lebih tinggi darinya.

Ma’qqal bin Yasar berkata, Rasulullah SAW  berasbda ; ”Al-Baqarah adalah puncaknya Al-Quran dan puncaknya Al-Baqarah adalah Ayat Kursi. Dalam setiap ayat turun bersamanya 70.000 malaikat  dan Ayat Kursi dikeluarkan dari gudang kekayaan Allah yang ada dibawah Arsy lalu digabung dengan Surat Al-Baqarah“. Subhaanallaah…! Bagaimana jika 70.000 malaikat tersebut mengaminkan doa orang yang istiqomah dalam membaca Ayat Kursi…..?  

7. AYAT AL-FATAH ( AYAT PEMBUKAAN )

Ayat Kursi disebuat Ayat Al-Fatah karena ayat ini merupakan awal dari seluruh ayat dan kemenangan dalam perjuangan. Sahabat Ali RA meriwayatkan bahwa selama perang Badar Rasulullah tidak pernah berhenti berzikir Ayat Kursi. Disebutkan dalam hadits riwayat Al-Bukhari dari Zaid Bin Arqam, Rasulullah SAW  memimpin perang sebanyak 29 kali.. Setiap kali menghadapi musuh Rasulullah tidak pernah lepas dari membaca Ayat Kursi.

8. AYAT AN-NAMA’ ( AYAT PENGEMBANGAN )

Diriwayatkan oleh Aisyah, bahwa suatu hari ada seorang yang datang kapada Rasulullah SAW  dan mengadukan bahwa di rumahnya tdk ada keberkahan. Maka Rasulullah bertanya. ”Di mana kamu menempatkan Ayat Kursi itu ? Tidak ada makanan dan lauk pauk atau apapun juga yang kamu bacakan Ayat Kursi kecuali Allah mengembangkan keberkahan makanan dan lauk pauk itu“.

9. AYAT MUQODDASAH ( AYAT YANG DISUCIKAN )

Muqaddasah artinya disucikan karena para malaikat khususnya penjaga Arsyullah selalu menyucikannya.

Rasulullah SAW  bersabda ; ”Demi Zat yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya sesungguhnya Ayat Kursi ini mempunyai 1 lidah dan 2 bibir. Para malaikat yang menjaga Arsy senantiasa menyucikannya“. ( H.R. At-Tirmidzi )

Ayat Kursi memiliki 1 lidah dan 2 bibir artinya Ayat ini bukanlah benda mati yang tidak memiliki kekuatan apapun. Ayat Kursi, jika diamalkan oleh orang yang beriman dan haqqul yaqin maka akan memberikan reaksi balaik yang maha dahsyat. Setiap huruf yang ada dalam Ayat Kursi dijadikan oleh Allah ada malaikat yang senantiasa menjaganya dan dia akan memberikan umpan balik kepada yang membacanya dengan kekuatan yang lebih dahsyat lagi.

10. AYAT SHIFATULLAH ( AYAT SIFAT ALLAH ).

Ketika Rasulullah diperjalankan pada malam Mi’raj, beliau bersabda ; Aku melihat Lauhil Mahfudz ( papan besar ) di sana ada 3 cahaya di tempat yang berbeda-beda. Lalu aku bertanya ”Ya Allah apa itu 3 cahaya?”, Allah menjawab ”Itu adalah tempat Ayat Kursi, Yasin dan Al-ikhlas“. Rasulullah bertanya ; Apa pahala Ayat Kursi ?” Allah menjawab ; ”Ayat Kursi adalah sifat-Ku, barangsiapa yang membacanya sekali saja dia akan melihat wajah-Ku di hari kiamat nanti, lalu Allah berfirman ; ”Wajah orang-orang yang beriman pada hari itu berseri-seri. Kepada Tuhannyalah mereka melihat. (QS Al-Qiyamah 22-23)“.

11. AYAT AT-TAUHID ( AYAT PEMURNIAN ALLAH ).

Ibnu Arabi berkata ; Mengapa Ayat Kursi disebut ayat yang paling agung ? Itu karena kandunganya yang sangat agung dan luar biasa. Di dalamnya terkandung kalimat Tauhid ‘Laa Ilaaha Illaa Huwa‘. Kata ganti ”Huwa” lebih dahsyat daripada lafzul jalalah ”Allah“. Zhamir ”Huwa” menurut ahli thoriqoh lebih dekat di hati dan yang sangat dekat lagi adalah Zhamir ”Hu“. Bahkan Zhamir ”Hu” itu sendiri adalah inti dari hati.

Membaca Ayat Kursi sama dengan mempertebal tauhid. Orang yang tauhidnya baik maka ada jaminan masuk surga, dialah yang hidup dan mati berpegang pada kaliamat ”Laa Ilaaha Illallah“.

12. AYAT AL-ISTIGHATSAH ( AYAT PERMOHONAN )

Dalam Q.S. Al-Anfal ayat 9 Allah berfirman ; ”Ingatlah ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diprkenankan-Nya bagimu. Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan 1000 malaikat yang datang berturut-turut“.

Dari Umar Bin Khatthab RA berkata ; Pada hari terjadinya Perang Badar, Rasulullah SAW  melihat sahat-sahabatnya yang hanya berjumlah 313 orang dan melihat kaum musyrikin yang jumlahnya 1300 orang. Sepanjang waktu Rasulullah membaca Ayat Kursi seraya mendo’akan kaum muslimin. Dan pada saat petempuran terjadi Allah menghancurkan kaum musyrikin. Dari kaum musyrikin terbunuh 70 orang dan 70 orang menjadi tawanan“.

Disebut Ayat Istighotsah (mohon pertolongan) karena orang yang membacanya akan mendapat pertolongan Allah.   

13. AYAT AL-ISTI’ANAH ( AYAT PETOLONGAN )

Diriwayatkan oleh Ibnu As-Sunni dari Abi Qatadah berkata, bahwa Rasulullah SAW  bersabda ; ”Barangsiapa yang membaca Ayat Kursi dan akhir surat Al-Baqarah ketika mendapatkan kesulitan maka Allah akan menghilangkan kesulitannya“.

Syaikh Ahmad Ali Al-Buni berkata ; ”Barangsiapa yang membaca Ayat Kursi sebanyak bilangan hurufnya ( 187 ) maka Allah akan memberikan pertolongan untuk semua urusan, mengabulkan hajatnya, memberikan cahaya hikmah dalam hatinya, menghindarkan dari segala marabahaya, meluaskan rizkinya dan memperolah apa yang dicarinya“.

14. AYAT AL-ISTI’ADZAH ( AYAT PEMBEBASAN )

Disebut Ayat Pembebasan karena dengan membacanya Allah akan membebaskan dan melindungi dari segala macam yang tidak diinginkan.

Diriwayatkan oleh Ubay Bin Ka’ab RA berkata ; ”aku berada di sebelah Rasulullah SAW , ketika ada seseorang Baduwi datang dan berkata ; ”Wahai Naiyullah aku mempunyai saudara yang sedang sakit“. Rasulullah bertanya ”Apa yang menimpanya ? Ajaklah dia kemari“. Orang itu lalu pulang dan membawanya menghadap Rasulullah. Lalu Rasulullah meletakkan tangannya, membaca Ta’awaudz, Al-Fatihah, 4 ayat pertama Surat Al-Baqarah, ayat Kursi, dan 3 ayat terakhir Surat Al-Baqarah, maka orang itu langsung berdiri seakan tidak terjadi apa-apa.

15. AYAT AL-ISTIRJA ( AYAT PENGEMBALIAN )

Disebut demikian karena banyak orang yang telah membuktikan keutamaannya dalam mengamalkan dengan bilangan khusus maka dia akan mampu kembali kepada kebenaran yang hakiki.

Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah SAW  ketika membaca Surat Al-Baqarah dan Ayat Kursi beliau tersenyum, lalu bersabda ; ”Sesungguhnya Ayat Kursi dan akhir Surat Al-Baqarah dikeluarkan dari gudang yang tersimpan di bawah Arsy, bila dibacakan untuk orang yang berbuat jahat orang itu mendapatkan balasan kejahatannya, orang itu akan kembali bertaubat dan tenang hidupnya“.

16. AYAT AL-ISTIJAR ( AYAT PENYELAMAT )

Disebut demikian karena Allah akan menyelamatkan orang yang membacanya dari kejahatan  khususnya dari gangguan jin dan syetan.  

Diriwayatkan oleh Ubay Bin Ka’ab bahwa bapaknya mempunyai sebuah bakul yang berisi makanan. Bakul itu dipelihara  dan dijaga agar makanannya tetap utuh. Ternyata makanan itu lama kelaman berkurang. Maka ketika malam datang Ka’ab mengintai siapa yang mengambil makanan itu. Tanpa diduga Ka’ab melihat sesosok tubuh yang datang mengambilnya. Sosok yang tidak jelas itu diberi salam dan ditanya ”Kamu siapa ? Apakah kamu jin atau manusia ? Ulurkan tanganmu padaku ! Apa yang mendorong kamu melakukan ini ?“. Sosok tersebut menjawab ”Aku adalah jin, aku mendengar kamu adalah seorang ahli shadaqah. Aku ingin mengambil makanan yang hendak kamu sedekahkan“.

Ka’ab berkata ; ”apa yang dapat menyelamatkan kami dari kamu?”.  Jin menjawab ; ”Ayat yang terdapat di akhir surat Al-Baqarah dan Ayat Kursi itulah yang menyelamatkan kamu dari kami. Barangsiapa yang membacanya pagi hari maka akan selamat hingga sore hari dan jika dibaca sore hari akan selamat hingga pagi hari“.

Ketika pagi tiba Ka’ab menceritakan apa yang dialaminya malam itu kepada Rasulullah, maka Rasul bersabda ; ”Benar dia itu adalah syetan“.

17. AYAT AMINAH ( AYAT PENGAMAN )

Disebut demikian karena Ayat Kursi atas izin Allah akan memberikan jaminan pengamanan dari segala sesuatu yang tampak maupun yang ghaib. Keamanan itu diberikan ketika benar-benar dalam ketidak berdayaan.

Diriwayatkan dalam Kitab Sunan Al-Baihaqi, dari Ali Bin Abi Bin Thalib berkata, aku mendengar Rasulullah SAW  bersabda ; ”Barangsiapa yang membaca Ayat Kursi ketika hendak tidur, maka Allah akan mengamankan rumahnya, rumah tetangganya dan rumah-rumah terdekat di sekitarnya“.

18. AYAT NAFI’AH ( AYAT PEMBAWA MANFAAT )

Disebut ayat pemberi manfaat karena orang yang membacanya dijamin mendapatkan manfaat dari ayat ini.

Dari Ali Bin Abi Tholib berkata bahwa Rasulullah SAW  bersabda ; ”Barangsiapa yang membaca Ayat Kursi ketika melakukan pengobatan bekam, maka manfaatnya sungguh sangat besar 2 kali dibandingkan bekam biasa tanpa dibacakan Ayat Kurs“.

19. AYAT HAFIZHAH ( AYAT PEMELIHARA ).

Diriwayatkan dari Ibnu mas’ud RA bahwa seseorang berkata kepada Rasulullah ;  Wahai Rasulullah ! Ajarkan aku sesuatu yang membuat Allah berkenan memberikan manfaat dalam hidupku ! Rasulullah menjawab; “Bacalah Ayat Kursi ! Sesungguhnya dia akan memelihara kamu dan keluargamu, memelihara rumahmu dan rumah-rumah yang ada di sekitar rumahmu“.

Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dari Anas bahwa Rasulullah SAW  bersabda ; ”Barangsiapa yang membaca Ayat Kursi  setiap selesai shalat fardhu maka Allah akan memeliharanya sampai tiba waktu shalat berikutnya. Dan siapa yang mengistiqomahkannya maka ia akan dicatat (dibangkitkan) bersama Nabi. Shiddiqin dan Syahidin“.

Dari Qatadah RA, dari Nabi SAW  bersabda  ; ”Barangsiapa yang membaca Ayat Kursi ketika mau tidur maka Allah kirimkan 2 malaikat untuk menjaganya hingga pagi hari“.

20. AYAT HARITSAH ( AYAT PENJAGA )

Diriwayatkan bahwa Abdurrahman Bin Auf ketika hendak masuk rumah membaca Ayat Kursi di 4 sudut rumahnya. Dia lakukan itu agar rumahnya selalu dijaga dan dijauhkan dari kejahatan syetan.

Dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah SAW  bersabda ; ”Barangsiapa yang keluar rumah membaca Ayat Kursi maka Allah mengirimkan 70.000 malaikat memohonkan ampun dan mendoakan untuknya dan barang siapa yang pulang ke rumah dan membaca Ayat Kursi, Allah akan cabut kemiskinan dari pandangan matanya“.

21. AYAT AL-WAQIAH ( AYAT PELINDUNG )

Dari Anas bin malik ra bahwa Rasulullah SAW  bersabda ; ”Tidak seorang pun dari umatku yang pada subuh Jum’at membaca Ayat Kursi sebanyak 12 x kemudian berwudhu dan shalat 2 rakaat, kecuali Allah akan memberikan perlindungan dirinya dari kejahatan syetan dan penguasa. Dan dia memiliki kedudukan sama dengan orang yang Khatam Quran 3 kali dan di hari kiamat nanti diberikan mahkota dari cahaya yang mampu menerangi orang-orang yang kebingungan“.

22. AYAT MAHIYAH ( AYAT PENGHAPUS )

Diriwayatkan dari Rasulullah SAW  bahwa ”Sesungguhnya ayat yang paling agung dalam Al-Quran adalah Ayat Kursi. Barangsiapa yang membaca Ayat Kursi, maka Allah akan mengutus malaikat untuk menuliskan seluruh kebaikannya dan menghapus seluruh keburukannya sejak saat itu sampai esok harinya“

23. AYAT DAFI’AH ( AYAT PENOLAK BALA )

Abu Muhammad As-Samarqandi berkata, bahwa Ka’ab Bin Al-Akhbar berkata ; ”Barangsiapa yang membiasakan diri membaca Al-Ikhlas dan Ayat Kursi sebanyak 10 x di malam  atau siang hari maka dia akan mendapatkan Ridho Allah yang besar, dia akan berkumpul dengan para Nabi di padang Mahsyar dan terpelihara dari syetan“.

Dari Ali Bin Abi Thalib, dari Rasulullah SAW  bersabda ;  ”Tidaklah ayat ini dibaca di dalam rumah kecuali syetan lari tunggang langgang meninggalkan rumah itu selama 30 hari dan tidak akan ada sihir yang masuk selama 40 malam”.

24. AYAT MUHSHINAH ( AYAT YANG MEMBENTENGI )

Ali Bin Abi Thalib berkata bahwa Rasulullah SAW  bersabda ; ”Allah SWT berfirman ; Kalimat Tauhid ‘Laa ilaaha illallah” adalah benteng-Ku. Barangsiapa yang membacanya, dia masuk kedalam benteng-Ku. Dan barangsiapa yang masuk dalam benteng-Ku maka dia akan aman dari siksa-Ku“. Ayat Kursi termasuk ke dalam Ayat Tauhid tersebut.

25. AYAT AL-WILAYAH ( AYAT KEWALIYAN )

Sifat-sifat-Nya yang terkandung dalam Ayat Kursi sebagai tanda kesempurnaan kekuasaan-Nya. Orang-orang yang teus membacanya dengan haqqul yaqin akan diperlakukan oleh Allah sebagai kekasihnya, sebagaimana Dia memperlakukan para Nabi dan Rasul-Nya.  

Disebutkan Ibnu Sunni dan Ad-Dailami dari abu Umamah, Rasulullah SAW  bersabda ; ”Barangsiapa yang membaca Ayat Kursi setelah shalat fardhu, maka Allah sendirilah kelak yang akan mencabut ruhnya, dia seperti orang yang berperang bersama nabi-nabi-Nya hingga meninggal dalam keadaan mati syahid“.

Disebut Ayat Kewalian karena orang yang membacanya akan mendapat karomah, dia berada dalam naungan Allah dan Dia sendiri yang kelak mencabut ruhnya dengan penuh kasih sayang.

26. AYAT MUZHHIRAH ( AYAT PEMBERI KEJELASAN )

Muzhhirah artinya membuat sesuatu yang tadinya tidak terlihat menjadi terlihat secara jelas karena Allah menjanjikan kepada orang yang membaca Ayat Kursi akan melihat apa yang tidak terlihat oleh kebanyakan orang melalui pemahaman ilahiyah ( laduni ) atau ilham.

Dalam Hadits Qudsi dari Abu Huraiarah, Rasulullah SAW bersabda ; …barang siapa yang mendekakan diri kepada-Ku dengan amalan-amalan fardlu dan sunnah (termasuk dengan banyak membaca Ayat Kursi) dengan sebaik-baiknya, maka ia akan melihat dengan penglihatan-Ku dan mendengar dengan pendengaran-Ku.

27. AYAT MUHDHIRAH ( AYAT YANG MENDATANGKAN )

Disebut demikian karena Allah akan menghadirkan sesuatu yang semula tidak ada menjadi ada.  

Rasulullah SAW  bersabda ; ”Barangsiapa yang membaca Ayat Kursi ketika dalam sakitnya, maka Allah akan memudahkan dalam sakaratul maut. Tidaklah malaikat melewati rumah yang di dalamnya dibacakan Ayat Kursi, kecuali mereka berhenti dan membuat barisan“.

Syaikh Muhyiddin Ibnu Al-Arabi berkata ; ”Barangsiapa yang membaca Ayat Kursi di malam dan siang hari sebanyak 1.000 kali, selama 40 hari, maka demi Allah, demi Allah, demi Allah Yang Maha Agung, demi kebenaran Al-Quran yang agung, baginya akan dibukakan tabir ruhaninya, malaikat datang berduyun-duyun dan seluruh apa yang diinginkan akan berhasil, serta ke mana ia menuju akan diantarkan Allah SWT”.

28. AYAT MUHTAWIYAH ( AYAT SATU UNTUK SEMUA )

Muhtawiyah artinya memuat semua yang ada. Ayat Kursi memuat banyak nama Allah yang tidak dimuat di ayat lain. Setiap ayat Al-Quran yang di dalamnya disebut nama Allah pasti memiliki tujuan sangat besar.

Nama-nama yang terkandung dalam Ayat Kursi merupakan representasi dari seluruh nama-Nya yang lain. Karena itulah Ayat Kursi disebut ayat satu untuk semua.

29. AYAT ISMULLAH AL- ‘AZHAM ( AYAT PALING AGUNG )

Rasulullah sebagai penerima wahyu dan pihak yang berhak menjelaskan wahyu beliau memberikan jaminan betapa dahsyatnya Ismul Azham. Dan Ismul ‘Azham itu terdapat dalam Ayat Kursi.

Rasulullah SAW  bersabda ; ”Ismul ‘Azham itu ada dalam tiga tempat yaitu dalam Surat Al-Baqarah ( Ayat Kursi ), dalam awal Surat Ali Imram dan dalam Surat Thaha“.

Rasulullah SAW  bersabda ; ”Ismul ‘Azham jika dibaca untuk berdoa, maka Allah mengabulkannya. Jika dibaca untuk meminta maka Allah memberinya“.

30. AYAT QADHA’  AL-HAJAH ( AYAT MEMENUHI KEBUTUHAN )

Rasulullah SAW  pernah berwasiat pada Ali Bin Abi Thalib RA bahwa Rasulullah SAW  bersabda ; ”Jika kamu menghendaki sebuah keperluan maka bacalah Ayat Kursi kemudian mulailah melangkah dengan kaki kanan“.

31. AYAT AS-SA’ADAH ( AYAT KESEJAHTERAAN )

Disebut demikian karena mereka yang membacanya akan mendapatkan kesejahteraan hidupnya terutama kesejahteraan di hari akhir nanti.  Syaikh Al-Buni berkata ; ”Barangsiapa yang membaca Ayat Kursi ketika keluar rumah maka keperluannya akan dikabulkan oleh Allah, diampuni dosanya, syetan lari menjauhinya, Allah menyerahkan dirinya dijaga oleh malaikat dari setiap keburukan, gangguan jin dan manusia dan dari seluruh yang ditakutkan“.

32. AYAT ALFI BARAKAH ( AYAT 1000 BERKAH )

Rasulullah SAW  berwasiat kepada Abu Hurairah ”Banyaklah membaca Ayat Kursi karena dengan Ayat Kursi itu dituliskan setiap huruf darinya mendapat 40.000 kebaikan “.

33. AYAT AL-MUKHTAR ( AYAT PILIHAN )

Ibnu Umar berkata ; ”Sesungguhnya Allah memilih Al-Quran dari semua kalam, Allah memilih Surat Al-Baqarah dari Al-Quran dan memilih Ayat Kursi dari Surat Al-Baqarah“.

Disebutkan dalam Kitab Al-Faidh Al-Qudsy ”Barangsiapa yang melanggengkan Ayat Kursi maka dia akan menjadi manusia yang terpilih, diutamakan dan dimuliakan oleh masyarakat, juga di  sisi Allah SWT, di dunia dan akhirat“.

34. AYAT MUHRIJAH ( AYAT PENGUSIR KEJAHATAN )

Ayat Kursi yang dibaca terus menerus dapat menciptakan suasana batin menjadi tenang dan suasana rumah menjadi Aman. Jika kejahatan itu datang dari manusia maka manusia itu akan dibuat takut dan membatalkan niatnya. Jika kejahatan itu dari syetan maka syetan akan pergi meninggalkan tempat tersebut.

35. AYAT MAFHUMAH ( AYAT PEMAHAMAN )

Ayat Kursi sangat mudah dipahami karena secara keseluruhan menjelaskan ketauhidan, kebesaran, keluasan ilmu dan kekuatan serta kekuasaan Allah dalam mengatur ciptaan-Nya. Tidak ada yang diragukan dan sulit diterima oleh akal apa yang terkandung dalam Ayat Kursi. Ayat Kursi dapat dijadikan pegangan dasar dalam Ma’rifatullah maka dengan memperbanyak membacanya akan mampu memahami semua kejadian yang di luar logika.

36. AYAT THARIDAH ( AYAT PENDOBRAK )

Disebut demikian karena jika dibaca untuk menghadapi kejahatan syetan bisa mendobrak hingga lari tunggang langgang.

Dari Abu Hirairah, Malaikat Jibril berkata kepada Rasulullah ; ”Sesungguhnya Ifrit dari golongan jin akan membuat tipu daya kepadamu, maka dobraklah dengan Ayat Kursi“.

Rasulullah SAW  bersabda ; ”Baranng siapa yang membaca Ayat Kursi ketika hendak tidur Allah akan mengirimkan malaikat yang menjaganya hingga pagi hari“.

37. AYAT AN-NASHAR ( AYAT PERTOLONGAN )

Perang Badar terjadi pada Bulan Ramadhan. Pasukan umat islam jumlahnya lebih kecil dibandingkan pihak musuh. Dalam perang ini Rasulullah bertindak langsung sebagai panglima. Setelah pasukan diinstruksikan untuk menghadang pasukan musyrikin, Rasulullah SAW  bersujud di sebuah tempat seraya membaca Ayat Kursi. ali Bin Abi Thalib yang menjadi salah satu komandan perang melihat Rasulullah mambaca Ayat Kursi. Setelah bergabung dengan pasukan Ali kembali lagi ingin memastikan Rasulullah masih berada di tempat semula dan benar beliau masih berada di sana dan terus membaca Ayat Kursi hingga akhirnya perang dimenangkan oleh kaum muslimin.

38. AYAT ASY-SYUKUR ( AYAT SYUKUR )

Dari Anas bahwa Rasulullah SAW  bersabda ; ”Allah memberikan wahyu pada Nabi Musa AS ; barang siapa yang melanggengkan membaca Ayat Kursi setiap selesai shalat, Aku ( Allah ) memberikan padanya lebih banyak daripada yang aku berikan kepada orang yang bersyukur, Aku berikan pahala para Nabi, aku berikan balasan melebihi balasan amal para shiddiqin, aku hamparkan tangan kanan-Ku penuh rahmat untuknya, tidak ada yang bisa mencegah-Ku memasukkan dia kedalam surga sampai datang padanya malaikat maut ‘. Musa bertanya “Wahai Tuhan bagaimana dengan orang yang mendengar firman-Mu ini lalu tidak melanggengkannya ?”. Allah menjawab ; “Sungguh Aku tidak memberikannya kecuali kepada para Nabi, orang-orang jujur pengikut Nabi, orang-orang yang aku cintai atau orang-orang yang Aku kehendaki mati di jalan-Ku”.

39. AYAT ADZ-DZIKRI ( AYAT PENGINGAT )

Zikir yang paling agung adalah zikir Ismul ‘azham di antaranya dengan Ayat Kursi karena Allah akan melebihkan dari yang lainnya.

Dari Abu Musa Al-Asy-Ari dari Raslulullah SAW  bersabda ; Allah memberika wahyu kepada Nabi Musa AS. ”Bacalah Ayat Kursi setiap selesai shalat fardhu. Sungguh barangsiapa yang membacanya Allah akan membuat hatinya menjadi hati orang yang bersyukur, lisannya menjadi lisan orang yang selalu berzikir, pahalanya seperti pahala yang diberikan kepada para Nabi, dan amalnya seperti amal Shiddiqin”.

40. AYAT ASH-SHIDIQ ( AYAT KEBENARAN )

Membacanya berarti membenarkan atas keesaan dan kekuasaan Allah. Ayat Kursi sungguh sangat dahsyat pahalanya karena Allah memberikan pahala kepada yang membacanya seperti pahala para Shiddiqin (orang-orang yang benar). Doa yang mereka panjatkan dan didahului oleh Ayat Kursi sama mustajabnya dengan doa Shiddiqin.  

41. AYAT UN NABIYY

Ayat Kursi salah satu ayat yang sangat dicintai Nabi SAW.  sehingga siapa yang membacanya dengan ikhlas, akan memperoleh pahala seperti pahala ibadahnya para nabi.

42. AYAT SYAFIYAH ( AYAT PENYEMBUHAN ).

Dalam banyak hadits, Rasulullah SAW  mengajarkan untuk melakukan penyembuhan dengan membaca Ayat Kursi seperti pada bekam, ruqyah, mengobati sihir, dll.

Abdullah Bin Ja’far berkata ; ”Aku terkena sakit yang parah dan para dokter sudah tidak mampu menanganinya. Dalam ketidakberdayaan aku memutuskan pada diri sendiri untuk mengobati dengan sesuatu yang ada dalam Al-Quran. Kemudian aku membaca Ayat Kursi, aku usap diriku dengan tangan setelah membacanya lalu tidur. Dalam tidur aku melihat 2 orang yang berdiri di depanku. Satu dengan yang lain berkata ; ”Sungguh orang ini telah membaca Ayat Kursi yang menghadirkan 365 rahmat sedangkan dia sampai sekarang baru mendapat 1 rahmat“. Dan aku terbangun dari tidurku, sungguh sakit itu telah hilang dari diriku“.

43. AYAT SAKINAH ( AYAT KETENANGAN ).

Tenang tentram karena para malaikat akan mendekati orang-oang yang membacanya dengan ikhlas.

Dari Usaid Bin Hudhair bahwa di suatu malam dia membaca Surat Al-Baqarah yang di dalamnya ada Ayat Kursi. Dia punya kuda dan kuda itu diikat di sebelahnya. Tiba-tiba kuda menyeringai lalu Ibnu Hudhair berhenti ( tidak membaca Ayat Kursi) dan kudanya ikut diam. Ketika Ibnu Hudhair membacanya lagi kuda itu menyeringai kembali. Ibnu Hudhair diam dan kuda pun ikut diam, begitu seterusnya…  pagi harinya Ibnu Hudhair menceritakannya kepada Rasulullah. Rasulullah SAW  bersabda ; ”Itu adalah malaikat yang mendekati suaramu ketika membaca Ayat Kursi. Sekiranya kamu terus membacanya tentu kamu dan orang-orang lain akan melihatnya sehingga tidak hilang darimu dan orang banyak“.

 

TDY No. 004/10.2.1/31.75.06.0000/-1.848/2016
Izin Operasional No. Kd.09.02/5/PP.00.7/9126/2015
ZAKAT INFAQ SHADAQAH & WAKAF  PENUH BERKAH
Via ; BANK MUAMALAT (KD Bank : 147)
a/n  PST. TAHFIDZ & RUMAH YATIM AL ISHLAH
No. Rek : 34 8000 5 111