Edisi 11 : Semakin Bertambah Usia Semakin Mulia

Buletin Da’wah Edisi : 11/I/15

H. Yadin Aliya MA.
Pimpinan Pst. Tahfidz & Rumah Yatim Al Ishlah

A. KEDUDUKAN ORANG SUDAH TUA :
1. Mulia di sisi Allah : Sesungguhnya termasuk pengagungan kepada Allah adalah memuliakan orang yang sudah beruban (lanjut usia) lagi muslim, memuliakan ahli Qur’an dengan tidak berlebihan dan tidak menyepelekannya, dan memuliakan para pemimpin yang berbuat adil.” (HR. Abu Dawud). Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak menyayangi anak-anak kecil dan tidak menghormati orang-orang tua dari kami. (HR. Turmudzi).
2. Kunci pintu rizki dan pertolongan Allah. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Carikanlah untukku orang-orang yang lemah dari kalian, karena kalian akan diberi riziki dan ditolong (yaitu dipanjangkan umur, menjadikan kehidupan lebih berkah, menghilangkan segala kesedihan dan penyakit, serta dijauhkan dari musibah) dengan sebab orang-orang yang lemah di antara kalian. (HR. Abu Dawud)
3. Pintu kemuliaan bagi yang memuliakannya. Tiada seorang pemuda yang menghormati orang yang tua usianya, melainkan Allah akan menyediakan orang-orang yang akan menghormatinya jika ia telah tua usianya. (HR Turmudzi).
4. Diringankan hisabnya ; bila telah berumur lima puluh tahun Allah akan meringankan perhitungannya,
5. Diberi rasa pasrah (Kesadaran diri yang tinggi) ; bila telah berumur enam puluh tahun Allah akan memberinya rasa pasrah diri kepada-Nya mengenai apa saja yang ia sukai,
6. Dicintai penduduk langit ; bila telah berumur tujuh puluh tahun ia akan dicintai penduduk langit,
7. Dicatat kebaikiannya dimaafkan kejelekannya ; bila telah berumur delapan puluh tahun Allah swt akan menuliskan kebaikannya dan memaafkan kejelekannya,
8. Diberikan dispensasi untuk memberikan syafaat kepada keluarga /orang-orang yang dicintainya : Bila telah berusia sembilan puluh tahun Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang lalu maupun yang akan datang dan memberinya syafaat pada keluarganya dan ia menjadi tawanan Allah di bumi,
9. Seperti bayi yang baru lahir (Ahli Surga) ; bila ia telah dikembalikan pada usia yang pikun supaya ia tidak mengetahui apa yang dahulunya ia ketahui, Allah tetap mencatat pahala amal kebajikan yang ia lakukan di masa sehatnya, kalau ia melakukan kejelekan tidak akan ditulis dosa atasnya.” (No. 4 – 9, HR. Ahmad).
10. Allah malu untuk menyiksanya. Allah ta’ala berfirman, Rasul bersabda : “Demi kemuliaan-Ku dan keagungan-Ku, kesepakatan antara Aku dengan makhluk-Ku bahwa Aku malu kalau Aku menyiksa hamba-Ku laki-laki dan perempuan yang telah berusia lanjut dalam keadaan Islam. ” Kemudian beliau saw menangis lalu ditanya : “Apa yang membuatmu menangis wahai Rasulullah?” Beliau saw menjawab : “Aku menangisi seseorang yang mana Allah malu kepadanya sedangkan ia tidak malu kepada Allah.”
B. TUGAS UTAMA ORANG SUDAH TUA :
1. Merubah cara hidup; (Hati-hati bagi yang telah berusia 40 th). Seseorang akan meninggal sesuai dengan cara hidupnya dan akan dibangkitkan sesuai dengan kematiannya. (HR. Muslim)
2. Memiliki tempat kebiasaan berbuat baik permanen. Dari Ali ra berkata : Rasulullah pernah membaca ayat, “Pada hari itu bumi menceritakan beritanya.” lalu bersabda, “Tahukah kalian apa berita-beritanya?” Para shohabat menjawab, “Allah dan Rosul-Nya yang lebih tahu.” Beliau melanjutkan, “Berita-beritanya adalah bumi akan bersaksi terhadap setiap hamba atau umat atas apa yang mereka kerjakan di atasnya, dengan berkata, “Dia telah berbuat ini dan itu pada hari ini dan ini. Itulah berita-berita yang akan disampaikan oleh bumi.” (HR. Tirmidz)
3. Mendidik dan Memberikan contoh teladan kepada keluarga : Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (Qs. At Tahrim : 6)
4. Dikenali orang lain karena suatu kebaikan dirinya ; Sebut-sebutlah kebaikan orang yang telah meninggal di antara kalian dan janganlah membicarakan keburukan mereka.” kalian adalah saksi-saksi Allah di muka bumi, maka barangsiapa yang kalian puji kebaikannya berarti iapun demikian.” “Setiap muslim yang disaksikan sebagai orang baik oleh empat orang, maka Allah swt akan memasukannya ke dalam surga”. (HR. Bukhari)
5. Menyelesaikan kewajiban dunia dan membayar utang ; Demi Allâh yang jiwaku berada di tangan-Nya, seandainya seorang laki-laki terbunuh dalam jihad kemudian dihidupkan kembali kemudian terbunuh kemudian dihidupkan kembali kemudian terbunuh sementara ia mempunyai utang, maka ia tidak akan masuk surga hingga ia melunasi utangnya. (HR. Nasa-i, Ahmad dan Hakim).
6. Mengqada kewajiban atau amalan – amalan yang tertinggal. Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (Amal saleh) untuk hidupku ini.” (Qs. Al Fajr : 24).
Dia berkata : “Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan.” (Qs. Al Mu’minuun : 99-100).
7. Merintis/meninggalkan jejak kebaikan seperti ; menanam pohon, mendirikan lembaga kebaikan dan lain-lain. Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lohmahfuz). (Qs. Yasin : 12).
Jagalah dirimu dari api neraka meskipun dengan sebiji kurma.” (HR. Muslim)
8. Mendo’akan orang tua, keluarga, anak cucu dan keturunan : …. apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang shaleh yang Engkau ridai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”. (Qs. Al Ahqaf : 15)
9. Mengikuti Pengajian/Majelis Ta’lim ; Akan datang suatu zaman atas umatku, mereka lari dari ulama dan fuqaha’, maka Allah pun menimpakan tiga bentuk cobaan. Pertama, Allah akan menghilangkan barakah dari penghasilan mereka. Kedua, Allah akan menguasakan mereka di bawah kekuasaan pemimpin yang dhalim. Ketiga, mereka akan keluar dari dunia fana dengan tanpa membawa iman (Biharul Anwar Juz 22, h. 454)
10. Melakukan 7 ibadah harian dengan konsisten. (Perhatikan contoh jadwal berikut)

¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬
PESANTREN TAHFIDZ DAN RUMAH YATIM AL ISHLAH
Jln. Raya Penggilingan, RT 013/07 Cakung, Jakarta Timur
Telp. 021-4801454 HP. 081314650100
( WAKAF )
¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬

Alhamdulillah berkat kepercaayaan masyarakat yang luar biasa, kami telah memiliki bangunan sendiri 3 lantai
(Kini pengerjaannya sudah mencapai 70 %).

Dengan Menjadu Orang Tua Asuh dan Sekaligus sebagai Pemilik Pesantren Melalui :
1. Zakat Fitrah, Zakat Mal, Infaq dan Shadaqah
2. Infaq berbagi kebahagiaan untuk 80 YATIM
3. Wakaf untuk membebaskan Tanah & Bangunan 300 m2 Hanya @ Rp 3,5 Jt/m2.

Salurkan melalui BANK MU’AMALAT a/n PESANTREN TAHFIDZ DAN RUMAH YATIM AL ISHLAH
No. Rekening 3480005111

C. JADWAL IBADAH & AMALIAH HARIAN
(7 CONTOH AMALIYAH HARIAN RASULULLAH SAW.)
No WAKTU KEGIATAN ZIKIR & DO’A (3) KETERANGAN
1. 03.00 – 04.00 Shalat Tahajjud (1) Tasbih dan Istighfar Subhanallah wa bihamdihi subhanallahil ‘adhim astaghfirullah
2. 04.00 – 04.30 Bangun Pagi, Mandi
3. 04.30 – 05.30 Sholat Subuh berjamaah dan sunnah2nya (2) Zikir & doa Subhanallah, alhamdu lillah, Allahu akbar (masing-masing 33 x)
4. 05.30 – 06.30 Shadaqah (4) & Olahraga Shalawat dan Salam Shalallah ‘ala Muhammad Shalallu ‘alaihi wasallam
5. 06.30 – 07.30 Minum Teh/ Sarapan Tugas Harian
6. 07.30 – 09.00 Shalat Dhuha (5) Membaca Al Quran (6)
7. 09.00 – 11.30 Aktifitas harian / Pengajian
8. 11.30 – 12.30 Sholat Dzuhur berjamaah dan sunnah2nya (2) Zikir & doa Subhanallah, alhamdu lillah, Allahu Akbar (masing-masing 33 x)
9. 12.30 – 13.00 Makan Siang Tugas Harian Tasbih Subhanallah wal hamdu lillah wa lailaha illallahu wallahu akbar
10. 13.00 – 15.00 Tidur siang
11. 15.00 – 15.30 Extra Fooding
12. 15.30 – 16.00 Sholat Ashar berjamaah dan sunnah2nya (2) Zikir & doa Subhanallah, alhamdu lillah, Allahu akbar (masing-masing 33 x)
13. 16.00 – 17.00 Makan sore Tugas Harian
14. 17.00 – 18.00 Kegiatan Keluarga dan Sosial Shalawat dan Salam Shalallah ‘ala Muhammad Shalallu ‘alaihi wasallam
15. 18.00 – 18.30 Shalat Maghrib berjamaah dan sunnah2nya (2) Zikir & doa Subhanallah, Alhamdu lillah, Allahu akbar (masing-masing 33 x)
16. 18.30 – 19.00 Shadaqah (4) dan Intidhar (menunggu waktu shalat) Membaca Al Quran (6)
17. 19.00 – 20.00 Shalat Isya berjamaah dan sunnah2nya (2) Zikir & doa Subhanallah, alhamdu lillah, Allahu akbar (masing-masing 33 x)
18. 20.00 – 20.30 Makan Malam Tasbih Subhanallah wal hamdu lillah wa la ilaha illallahu wallahu akbar
19. 20.30 – 03.00 Istirahat/Tidur
* Usahakan selalu menjaga wudlu (7)
* Masing-masing zikir ; Tasbih, Tahmid dan takbir di luar ba’da shalat, minimal 100 kali, lebih banyak lebih bagus.
*. Waktu senggang memperbanyak membaca Al Quran / zikir ; La ilaha
illallah…..

PESANTREN TAHFIDZ DAN RUMAH YATIM AL ISHLAH
Buletin Da’wah Edisi : 11/I/15
Jakarta, Ramadhan, 1436 H

H. YADIN ALIYA, MA
Pimpinan Pesantren Tahfidz dan Rumah Yatim Al Ishlah

Comments are closed.