Edisi 10 : 43 Makna & Keajaiban Ayat Kursi ( Bagian 2 )

23. AYAT DAFI’AH ( AYAT PENOLAK BALA )
Barangsiapa yang membaca Ayat Kursi maka Allah akan menolak seluruh bala, penyakit dan berbagai macam akhlak tercela, syetan akan keluar dari rumahnya dan keberkahan akan mendatanginya.
Abu Muhammad As-Samarqandi berkata, bahwa Ka’ab Bin Al-Akhbar berkata ” Barangsiapa yang membiasakan diri membaca Al-Ikhlas dan Ayat Kursi sebanyak 10 x di malam hari atau siang hari maka dia akan mendapatkan Ridha Allah SWT yang besar, dia akan berkumpul dengan para Nabi di padang Mahsyar dan terpelihara dari syetan “.
Dari Ali Bin Abi Thalib, dari Rasulullah SAW bersabda ” Tidaklah ayat ini dibaca di dalam rumah kecuali syetan lari tunggang langgang meninggalkan rumah itu selama 30 hari dan tidak akan pernah ada sihir yang masuk selama 40 malam “.
24. AYAT MUHSHINAH ( AYAT YANG MEMBENTENGI )
Ali Bin Abi Thalib berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda ” Allah SWT berfirman ‘ Laa ilaaha illallah adalah benteng-Ku. Barangsiapa yang membacanya, dia masuk ke dalam benteng-Ku. Dan barangsiapa yang masuk dalam benteng-Ku maka dia akan aman dari siksa-Ku “.  (Termasuk aman dari kejahatan mahluk).
25. AYAT AL-WILAYAH ( AYAT KEWALIYAN )
Sifat-sifat-Nya yang terkandung dalam Ayat Kursi sebagai tanda kesempurnaan akan kekuasaan-Nya. Orang-orang yang terus membacanya dengan haqqul yaqin akan diperlakukan oleh Allah sebagai kekasih-Nya , sebagaimana Dia memperlakukan para Nabi dan Rasul-Nya. Kepada orang tersebut Allah memberikan karamah yang dengan karamah itu dia akan terangkat derajat dan bahkan dikagumi oleh makhluk lainnya.   Disebutkan Ibnu Sunni dan Ad-Dailami dari abu Umamah, bahwa Rasulullah SAW bersabda ” Barangsiapa yang membaca Ayat Kursi setelah sholat fardhu, maka Allah sendirilah kelak yang akan mencabut ruhnya, dia seperti orang yang berperang bersama nabi-nabi-Nya hingga meninggal dalam keadaan mati syahid “.
26. AYAT MUZHHIRAH ( AYAT PEMBERI KEJELASAN )
Muzhhirah artinya membuat sesuatu yang tadinya tidak terlihat menjadi terlihat secara jelas karena Allah menjanjikan kepada orang yang membaca Ayat Kursi akan melihat apa yang tidak terlihat oleh kebanyakan orang. Mengapa ? Karena mendapat pemahaman ilahiyah ( laduni ) melalui ilham dan
tuntunan kasysyaf.

27. AYAT MUHDHIRAH ( AYAT YANG MENDATANGKAN )
Disebut demikian karena Allah akan menghadirkan sesuatu yang semula tidak ada menjadi ada. Ketika mewiridkan Ayat Kursi maka malaikat berdatangan ikut duduk dan mendengarkan apa yang diwiridkan. Para malaikat itu akan kembali ke Alam Malakut dan memohonkan ampun kepada pengamal Ayat Kursi.
Rasulullah SAW bersabda ” Barangsiapa yang membaca Ayat Kursi ketika dalam sakitnya, maka Allah akan memudahkan dalam sakaratul maut. Tidaklah malaikat melewati rumah yang di dalamnya dibacakan Ayat Kursi, kecuali mereka berhenti dan membuat barisan “.
Syaikh Muhyiddin Ibnu Al-Arabi berkata ” Barangsiapa yang Membaca Ayat Kursi di malam dan siang hari sebanyak 1.000x selama 40 hari maka demi Allah, demi Allah, demi Allah Yang Maha Agung, demi kebenaran Al-Quran yang agung, Demi Rasulullah yang mulia, baginya akan dibukakan tabir ruhaninya, malaikat datang berduyun-duyun dan seluruh apa yang di inginkan akan berhasil dan kemana menuju akan diantarkan Allah SWT.
28. AYAT MUHTAWIYAH ( AYAT SATU UNTUK SEMUA )
Muhtawiyah artinya memuat semua yang ada. Ayat Kursi memuat banyak nama Allah yang tidak dimuat di ayat lain. Setiap ayat Al-Quran yang di dalamnya disebut nama Allah pasti memiliki tujuan sangat besar.
Nama-nama yang terkandung dalam Ayat Kursi merupakan representasi dari seluruh nama-Nya yang lain. Karena itulah Ayat Kursi disebut ayat satu untuk semua.
29. AYAT ISMULLAH AL- ‘AZHAM ( AYAT PALING AGUNG )
Rasulullah sebagai penerima wahyu dan pihak yang berhak menjelaskan wahyu beliau memberikan jaminan betapa dahsyatnya Ismul Azham. Dan Ismul ‘Azham itu terdapat dalam Ayat Kursi. Rasulullah SAW bersabda ” Ismul ‘Azham itu ada dalam tiga tempat yaitu dalam Surat Al-Baqarah ( Ayat Kursi ), dalam awal Surat Ali Imram dan dalam Surat Thaha “.
Rasulullah SAW bersabda ” Ismul ‘Azham jika dibaca untuk berdoa,maka Allah mengabulkan. Jika dibaca untuk meminta maka Allah memberi “. Disebutkan dalam hadits bahwa Nabi Isa ketika menyembuhkan orang sakit dengan membaca Ayat Kursi, ketika menghidupkan orang mati juga dengan membaca Ayat Kursi. Ashif Bin Barhiya, staf kerajaan Nabi Sulaiman ketika menghadirkan kerajaan Ratu Bilqis juga membaca Ayat Kursi.
30. AYAT QADHA’ AL-HAJAH ( AYAT MEMENUHI KEBUTUHAN )
Disebut demikian karena Allah akan memberikan kebutuhan hidup bagi orang yang membacanya dengan sungguh-sungguh. Rasulullah SAW pernah berwasiat pada Ali Bin Abi Thalib RA bahwa Rasulullah SAW bersabda ” Jika kamu menghendaki suatu keperluan maka bacalah Ayat Kursi kemudian mulailah melangkah dengan kaki kanan “.
31. AYAT AS-SA’ADAH ( AYAT KESEJAHTERAAN )
Disebut demikian karena mereka yang membacanya akan mendapatkan kesejahteraan hidupnya terutama kesejahteraan di hari akhir nanti.  Sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah ” Tidaklah ada yang mau melanggengkan membaca Ayat Kursi kecuali para Nabi, Shiddiqin, Syuhada dan Sholihin. Orang-orang munafik dan fasik adalah mereka enggan dan malas membaca Ayat Kursi. Mereka yang membaca Ayat Kursi akan mendapat cahaya terang dan keberkahan dalam usahanya. Ayat Kursi bagi mereka ibarat lampu penyelamat dalam segala situasi “. Rasulullah SAW bersabda ” Sekiranya presiden tahu apa yang terkandung dalam Ayat Kursi, sungguh dia akan meninggalkan pemerintahannya. Sekiranya pedagang tahu apa yang terkandung dalam Ayat Kursi, sungguh dia akan meninggalkan dagangannya. Dan sekiranya pahala Ayat Kursi dibagikan di muka bumi, sungguh setiap orang akan mendapatkan bagian 10 kali lipat dunia dan isinya “.
32. AYAT ALFI BARAKAH ( AYAT 1000 BERKAH )
Disebut demikian karena dapat mendatangkan 1000 berkah, 1000 rahmat dan 1000 kebaikan. Rasulullah SAW bersabda kepada Ali Bin Abi Thalib ” Jangan kamu tinggalkan membaca Ayat Kursi karena dalam setiap hurufnya ada 1000 berkah dan 1000 rahmat “. Rasulullah SAW berwasiat kepada Abu Hurairah ” Banyaklah membaca Ayat Kursi karena dengan Ayat Kursi itu kamu dituliskan setiap huruf darinya mendapat 40.000 kebaikan “.
33. AYAT AL-MUKHTAR ( AYAT PILIHAN )
Pada hakikatnya setiap jenis apapun yang tercipta pasti ada yang lebih unggul dari yang lain diantaranya :
Semua negara adalah sama tetapi Allah melebihkan negara yang memiliki Kiblat bagi umat islam.
Semua tanah adalah sama tetapi Allah melebihkan tanah yang diatasnya dibangun Masjid.
Semua Nabi adalah sama tetapi Allah melebihkan Nabi Muhamad SAW dari yang lain.
Surat yang terdapat dalam Al-Quran adalah sama namun Allah melebihkan Surat Al-Baqarah dari yang lainnya. Semua ayat dalam Surat Al-Baqarah sama tetapi Allah melebihkan Ayat 255 ( Ayat Kursi ) dari yang lainnya. Semua orang beriman adalah sama tetapi Allah melebihkan mereka yang membaca Ayat Kursi.
Ibnu Umar berkata ” Sesungguhnya Allah memilih Al-Quran dari semua kalam, Allah memilih Surat Al-Baqarah dari Al-Quran dan memilih Ayat Kursi dari Surat Al-Baqarah “. Disebutkan dalam Kitab Al-Faidh Al-Qudsy ” Barangsiapa yang melanggengkan Ayat Kursi maka dia akan menjadi manusia yang terpilih, diutamakan dan dimuliakan oleh masyarakat, dimuliakan di sisi Allah SWT dunia dan akhirat “.
34. AYAT MUHRIJAH ( AYAT PENGUSIR KEJAHATAN )
Ayat Kursi yang dibaca terus menerus dapat menciptakan suasana batin menjadi tenang dan suasana rumah menjadi Aman. Jika kejahatan itu datang dari manusia maka manusia itu akan dibuat takut dan membatalkan niatnya. Jika kejahatan itu dari syetan maka syetan akan pergi meninggalkan tempat tersebut.
35. AYAT MAFHUMAH ( AYAT PEMAHAMAN )
Ayat Kursi sangat mudah dipahami karena secara keseluruhan menjelaskan ketauhidan, kebesaran, keluasan ilmu dan kekuatan serta kekuasaan Allah dalam mengatur ciptaan-Nya. Tidak ada yang diragukan dan sulit diterima oleh akal apa yang terkandung dalam Ayat Kursi. Ayat Kursi dapat dijadikan pegangan dasar dalam Ma’rifatullah maka dengan memperbanyak membacanya akan mampu memahami berbagai kejadian yang diluar logika.
36. AYAT THARIDAH ( AYAT PENDOBRAK )
Disebut demikian karena jika dibaca untuk menghadapi kejahatan syetan hingga syetan lari tunggang langgang. Dari Abu Hirairah berkata, Jibril berkata kepada Rasulullah ” Sesungguhnya Ifrit dari golongan jin akan membuat tipu daya kepadamu, maka dobraklah dengan Ayat Kursi “. Rasulullah SAW bersabda ” Baranngsiapa yang membaca Ayat Kursi ketika hendak tidur Allah akan mengirimkan malaikat yang menjaganya hingga pagi hari “.
37. AYAT AN-NASHAR ( AYAT PERTOLONGAN )
Perang badar terjadi pada Bulan Ramadhan. Pasukan umat islam jumlahnya lebih kecil dibandingkan pihak musuh. Dalam perang ini Rasulullah bertindak langsung sebagai panglima. Setelah pasukan di instruksikan untuk menghadang pasukan musyrikin, Rasulullah SAW bersujud di sebuah tempat seraya membaca Ayat Kursi. ali Bin Abi Thalib yang menjadi salah satu komandan perang melihat Rasulullah mambaca Ayat Kursi. Setelah bergabung dengan pasukan Ali kembali lagi ingin memastikan Rasulullah masih berada ditempat semula dan benar beliau masih berada disana dan terus membaca Ayat Kursi hingga akhirnya perang dimenangkan oleh kaum muslimin.
38. AYAT ASY-SYUKUR ( AYAT SYUKUR )
Dari Anas bahwa Rasulullah SAW bersabda ” Allah memberikan wahyu pada Nabi Musa AS  ‘ barang siapa yang melanggengkan membaca Ayat Kursi setiap selesai sholat, Aku ( Allah ) memberikan padanya lebih banyak daripada yang aku berikan kepada orang yang bersyukur, Aku berikan pahala para Nabi, aku berikan balasan melebihi balasan amal para shiddiqin, aku hamparkan tangan kanan-Ku penuh rahmat untuknya, tidak ada yang bisa mencegah-Ku memasukkan dia ke dalam surga sampai datang padanya malaikat maut ‘. Nabi Musa bertanya ‘ Wahai Tuhan bagaimana dengan orang yang mendengar firman-Mu ini lalu tidak melanggengkannya ? ‘ Allah menjawab ‘ Sungguh Aku tidak berikannya kecuali kepada para Nabi, orang-orang jujur pengikut Nabi, orang-orang yang aku cintai atau orang-orang yang Aku kehendaki mati di jalan-Ku.
Abu Abdullah menjelaskan bahwa ayat ini mengandung tauhid dan sifat-sifat Allah yang luhur, terdiri dari 50 kalimat, setiap kalimat memberikan 50 keberkahan dan ayat ini sebanding dengan sepertiga Al-Quran.
39. AYAT ADZ-DZIKRI ( AYAT PENGINGAT )
Zikir yang paling agung adalah zikir Ismul ‘azham diantaranya dengan Ayat Kursi karena Allah akan melebihkan dari yang lainnya. Dari Abu Musa Al-Asy-Ari dari Raslulullah SAW bersabda ” Allah memberika wahyu kepada Nabi Musa as ” Bacalah Ayat Kursi setiap selesai sholat fardhu. Sungguh barangsiapa yang membacanya Allah akan membuat hatinya menjadi hati orang yang bersyukur, lisannya menjadi lisan orang yang selalu berzikir, pahalanya seperti pahala yang diberikan kepada para Nabi, dan amalnya seperti amal Shiddiqin ‘.
40. AYAT ASH-SHIDIQ ( AYAT KEBENARAN )
Ayat Kursi sungguh sangat dahsyat pahalanya karena mereka yang membacanya Allah memberikan pahala kepadanya seperti pahala para Shiddiqin. Doa yang mereka panjatkan dan didahului oleh Ayat Kursi sama mustajabnya dengan doa Shiddiqin. Barangsiapa yang ingin mendapatkan kejujuran dari orang yg mengkhianatinya maka perbanyaklah membaca Ayat Kursi. Dengan demikian akan memperoleh kejujuran dan keterbukaan atas segala yang disembunyikan.
41. AYAT AN-NABIYYI (AYAT NABI)
Semua Nabi Allah membaca Ayat kursi. Nabi Musa membaca Ayat Kursi ketika menghadapi musuh-musuhnya. Nabi Isa membaca Ayat Kursi ketika menghidupka orang mati. Begitu juga dengan Nabi yang lainnya.
Dari Annas ra bahwa Rasulullah SAW bersabda ” Jika orang beriman membaca Ayat Kursi dan menjadikan pahalanya untuk orang-orang yang sudah meninggal maka Allah memasukkan cahaya terang kedalam kubur setiap mayit dari ujung timur hinggan ke ujung barat, Allah melapangkan hatinya, mengangkat derajat setiap mayit, Allah memberikan pahala bagi yang membacanya sama dengan pahala 60 Nabi dan Allah menjadikan untuk setiap huruf ada malaikat yang terus bertasbih kepada Allah sampai hari kiamat “.
42. AYAT SYAFIYAH ( AYAT PENYEMBUHAN ).
Dalam banyak hadits, Rasulullah SAW mengajarkan untuk melakukan penyembuhan dengan membaca Ayat Kursi seperti pada bekam, ruqyah, mengobati sihir, dll. Abdullah Bin Ja’far berkata ” Aku terkena sakit yang parah dan para dokter sudah tidak mampu menanganinya. Dalam ketidakberdayaan aku memutuskan pada diri sendiri untuk mengobati dengan sesuatu yang ada dalam Al-Quran. Kemudian aku membaca Ayat Kursi, aku usap diriku dengan tangan setelah membacanya lalu tidur. Dalam tidur aku melihat 2 orang yang berdiri di depanku. Satu dengan yang lain berkata ” Sungguh orang ini telah membaca Ayat Kursi yang menghadirkan 365 rahmat sedangkan dia sampai sekarang baru mendapat 1 rahmat “. Dan aku terbangun dari tidurku, sungguh sakit itu telah hilang dari diriku “.
43. AYAT SAKINAH ( AYAT KETENANGAN ).
Disebut demikian karena akan diberikan ketenangan oleh Allah SWT dan mampu menyelesaikan segala permasalah hidup dan mampu mengalahkan musuh musuhnya. Disebutkan dalam hadits riwayat Al-Bukhari dari Zaid Bin Arqam, Rasulullah SAW memimpin perang sebanyak 29x. Setiap kali menghadapi musuh Rasulullah tidak pernah lepas dari membaca Ayat Kursi.
Dari Usaid Bin Hudhair bahwa di suatu malam dia membaca Surat Al-Baqarah yang di dalamnya ada Ayat Kursi. Dia punya kuda dan kuda itu di ikat disebelahnya. Tiba-tiba kuda menyeringai lalu Ibnu Hudhair berhenti ( tidak membaca Ayat Kursi ) dan kudanya ikut diam. Ketika Ibnu Hudhair membacanya lagi kuda itu menyeringai kembali. Ibnu Hudhair diam dan kuda pun ikut diam, begitu seterusnya. Ibnu Hudhair berpindah tempat dan meminta Yahya, anaknya, untuk mendekati kuda. Ketika Yahya sudah ada didekat kuda dia mengangkat kepalanya memandang langit dan subhaanallah, dia melihat apa yang tidak pernah terlihat. Pagi harinya, Hudhair menceritakan kepada Rasulullah tentang apa yang dilihat olehnya dan putranya. Rasulullah bersabda ” Ucapkan, ucapkan apa yang ingin kamu katakan hai Ibnu Hudhair ! Maka Ibnu Hudhair berkata ” Ya Rasul, ketika Yahya berjalan mendekati kuda dan anakku berjalan menjauh dari kuda, aku angkat kepalaku melihat keatas tiba-tiba aku melihat ada mega bergelayut laksana lampu-lampu bersinar terang hingga aku tak bisa melihatnya lagi. Rasulullah bertanya ” Tahukah kamu apa itu ? Ibnu Hudhair menjawab ” Tidak tahu “. Rasulullah SAW bersabda ” Itu adalah malaikat yang mendekati suaramu ketika membaca Ayat Kursi. Sekiranya kamu terus membacanya tentu kamu dan orang-orang lain akan melihatnya sehingga tidak hilang dari kamu dan orang banyak “.
————————————-

ZAKAT BROSUR

Salurkan Infaq dan Shadaqah Anda untuk Pembangunan, Bea Siswa dan Donatur Orang Tua Asuh Anak Yatim Kami, Melalui Rekening BANK MUAMALAT a/n PESANTREN TAHFIDZ DAN RUMAH YATIM AL ISHLAH atau ke Rek. a/n Ketua, YADIN, BANK BRI : 0927-01-023045-53-6. BANK MANDIRI : 166-00-0085227-7. BANK DKI : 501.23.01124.6

Comments are closed.