50 MACAM BAHAYA MENINGGALKAN SHALAT

Jl. Raya Penggilingan, RT 13/07, Cakung, Jakarta Timur
Telp. 021-4801454 HP. 081314650100
Email : Info@alishlah.id      Web : www.alishlah.id
Buletin Da’wah Edisi : 16/XI/16
OLEH : AYDIN ALIYA S.Pd

 

 

MENINGGALKAN IBADAH SHALAT  

“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang senantiasa mendirikan salat, Wahai Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” (QS. Ibrahim: 40). Ciri-ciri kehancuran Islam diawali dari lahirnya generasi yang menyepelekan shalat. “Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan salat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan.” (QS. Maryam: 59). Shalat, wajib diajarkan sejak kecil dan orang tua dibolehkan memukul mereka jika melalaikan shalat sesudah mereka berusia sepuluh tahun. Tujuannya agar anak-anak muslim terbiasa shalat sejak kecil.  Berikut 50 macam bahaya meninggalkan shalat :

  1. Dicabut keberkahan umurnya (semakin tua semakin banyak kejelekan dan penderitaannya).
  2. Allah SWT akan mempersulit (mencabut keberkahan) rizkinya.
  3. Dihapus tanda kesalehan dari wajahnya (pancaran kasih sayang terhadap sesama).
  4. Tidak mempunyai tempat di dalam islam (sia-sia seluruh amalnya). “Tidak ada bagian (pahala apapun) dalam Islam bagi orang yang tidak mengerjakan shalat”. (HR. Malik).  Allah SWT tidak akan menerima puasa, zakat, haji, sedekah, dan amal saleh seseorang yang meninggalkan shalat”. (HR. Ibnu Majah).  
  5. Allah SWT tidak akan mengabulkan do’anya (andaikan dikabulkanpun itu merupakan istidraj/sungkunan yang akan menambah kesesatannya).
  6. Menghadapi sakratul maut dalam keadaan hina.
  7. Meninggal dalam keadaan yang sangat lapar.
  8. Meninggal dalam keadaan yang sangat haus. Seandainya diberi minum semua air laut dan air sungai, tidak akan menghilangkan rasa hausnya.
  9. Allah SWT akan menyempitkan kuburannya sesempit sempitnya dan tanah kuburan akan menghimpitnya sehingga hancur berantakanlah tulang-belulangnya.  
  10. Orang yang meninggalkan shalat kuburannya akan sangat gelap.
  11. Disiksa sampai hari kiamat, tubuhnya diserahkan untuk disiksa ular bernama Asy-Syujaul Aqra.  
  12. Orang yang meninggalkan shalat di hari kiamat akan dibelenggu oleh malaikat.
  13. Dibenci Allah SWT, tidak berhak memperoleh rahmat Allah atau tidak akan dipandang dengan pandangan kasih sayang Allah SWT.  
  14. Allah SWT tidak akan mengampuni dosa-dosanya, kecuali segera bertaubat yaitu dengan segera melaksanakan shalat yang lima waktu selamanya.
  15. Tempatnya kelak di dasar neraka Jahannam. Dalam jahannam itu terdapat neraka Saqar. “Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?” Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat”. (Qs. Al Muddatsir : 42-43). Ada juga neraka Wail, jahim, hawiyah dan lam-lam. Andaikan semua gunung di dunia dijatuhkan ke dalamnya akan meleleh karena panasnya yang dahsyat. Abdullah bin Umar RA. berkata, “Kita jangan merasa cukup bahwa dengan iman yang kita miliki, pada akhirnya kita akan diangkat dari Neraka, yaitu bila akan diangkat dari Neraka setelah 28.800.000 tahun. Dan apabila disebabkan oleh dosa lainnya, maka akan lebih lama lagi mendiami neraka.” (No. 1-15, lihat Kitab Al Irsyad : 12).  
  16. Para malaikat memukulinya. Pintu neraka Jahannam akan dibukakan baginya, dan ia melesat bagai anak panah ke dalamnya, terjun dengan kepala terlebih dulu, menukik ke tempat Qarun dan Haman di dasar neraka.
  17. Dibangkitkan dengan manusia-manusia paling durhaka. Seseorang yang melalaikan shalat karena sibuk mencari harta, maka ia akan dibangkitkan bersama Qarun. Jika ia melalaikan sholat karena kekuasaan dan pemerintahan, maka ia akan dibangkitkan bersama Fir’aun. Jika ia melalaikan shalat karena jabatan dan relasi, maka ia akan dibangkitkan bersama Haman. Jika ia melalaikannya karena perdagangan, maka ia akan dibangkitkan bersama Ubay bin Khalaf. Dan setelah ia dibangkitakan bersama orang-orang tersebut, maka azab ke atas mereka pun sama. (HR. Thabarani).
  18. Dilaknat di dalam Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Quran. Sesungguhnya orang yang meninggalkan sholat, setiap hari mendapat 1.000 laknat dari para malaikat dari langit pertama hingga ketujuh.
  19. Tidak memperoleh minuman dari telaga surga.
  20. Tidak mendapat syafa’at Nabi Muhammad SAW.
  21. Tidak berhak dijenguk ketika sakit dan diantarkan jenazahnya bila mati.
  22. Tidak berhak diberi salam.  
  23. Tidak berhak diajak makan dan minum. Memberi makan dan minum hewan liar lebih baik dari pada memberi makan minum orang yang tidak shalat.
  24. Di hari kiamat saat menghadap Allah SWT untuk diadili, langit terbelah dan malaikat menyeretnya dengan tangan dan leher terikat rantai. Ibnu Abbas r.a. berkata, “seandainya satu lingkaran rantai saja yang  jatuh ke bumi, pasti rantai tersebut dapat membakar bumi”.
  25. Ketika ia menyuapkan makanan ke dalam mulutnya, makanan itu berkata, “Wahai musuh Allah, semoga Allah SWT melaknatmu, kamu memakan rezeki Allah namun tidak menunaikan kewajiban-kewajiban dari-Nya”.
  26. Bencana yang paling dahsyat, musibah yang paling besar, rugi, celaka, dan penyesalannya tak akan berujung. “Barangsiapa terlepas satu shalatnya, seolah-olah ia telah kehilangan seluruh keluarga dan hartanya”. (HR. Ibnu Hibban). Dua  rakaat shalat fajar lebih berharga dibandingkan dunia dan seluruh isinya (HR. Muslim).  Apalagi bila dibandingkan dengan shalat yang lima waktu.
  27. Aib yang paling nista, perbuatan yang paling buruk dan hina (Al Qalam : 42-43), lebih hina dibanding meniduri mayat. “Orang yang memelihara shalat 5 waktu akan ditinggikan derajat kemuliaannya dan yang meninggalkannya akan mati dalam keadaan hina”.  (Kitab Al Irsyad : 12).  
  28. Keluar ruhnya (mati) tanpa membawa iman  dan islam (Kanzul ‘Amal 7 : 284/Jami’us Shaghir 2 : 121).
  29. Meninggalkan satu waktu saja, namanya ditulis dipintu neraka. “Barang siapa meninggalkan shalat fardhu dengan sengaja walaupun satu shalat, namanya akan tertulis di pintu neraka yang ia masuki”. (Fadla-ilul a’mal, Muhammad Zakaria : 126).
  30. Kepalanya dibenturkan batu neraka sehingga hancur. “Rasulullah SAW, diperlihatkan (dalam peristiwa Isra-Mi’raj) pada suatu kaum yang membenturkan kepala mereka pada batu. Setiap kali benturan itu menyebabkan kepala pecah, kemudian ia kembali kepada keadaan semula dan mereka tidak terus berhenti melakukannya. Lalu Rasulullah bertanya: “Siapakah ini wahai Jibril?” Jibril menjawab: “Mereka ini orang yang berat kepalanya untuk menunaikan Shalat fardhu”. (HR. Thabrani). (lihat pula, Fadla-ilul a’mal, Muhammad Zakaria : 121).
  31. Jauh dari kebaikan. Diriwayatkan, pada suatu hari Rasulullah SAW berkata, ”Katakanlah, ya Allah, janganlah Engkau jadikan seorang pun di antara kami celaka dan diharamkan dari kebaikan”. “Tahukah kalian siapakah orang yang celaka, dan diharamkan dari kebaikan?”“Siapa, ya, Rasulullah?” “Orang yang meninggalkan sholat,” jawab Rasulullah.
  32. Tidak wajib memandikan, mengkafankan dan menshalatkan jenazahnya. “Dan janganlah kamu sekali-kali menshalatkan (jenazah) seorang yang mati di antara mereka, dan janganlah kamu berdiri (mendoakan) di kuburnya. Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam keadaan fasik”. (Qs. At Taubat : 84).
  33. Dosa  yang paling besar.  Dosanya lebih besar dari dosa membunuh, merampas harta orang lain, berzina, mencuri, dan minum minuman keras.  (Ibnu Al-Qayyim , kitab Ash-Shalah wa Hukmu Tarikiha : 7). Meninggalkan Shalat Subuh satu waktu saja,  akan dimasukkan ke dalam neraka selama 30 tahun yang sama dengan 10.800.000.000 tahun di dunia, meninggalkan Dhuhur satu waktu saja, dosanya sama seperti membunuh 1000 orang Muslim, meninggalkan Ashar satu waktu saja, dosanya seperti menghacurkan Ka’bah, meninggalkan Maghrib satu waktu saja, dosanya seperti berzina dengan ibu atau bapak sendiri, meninggalkan Isya’ satu waktu saja, Allah SWT akan berseru kepada mereka: “Hai orang yang meninggalkan shalat Isya’, bahwa Aku tidak lagi ridha’ engkau tinggal dibumi-Ku dan menggunakan nikmat-nikmat-Ku, segala yang digunakan dan dikerjakan adalah berdosa kepada Allah SWT”.
  34. Terlambat satu waktu saja, mendapat azab setara dengan 80 tahun. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa meninggalkan sholat satu waktu saja hingga terlewat waktunya, lalu mengqadanya, ia akan disiksa di neraka selama satu huqub (80 tahun)”.
  35. Kuburnya dibakar sepanjang siang dan malam sehingga tubuhnya berkelojotan menahan panas.
  36. Tidak memperoleh bagian doa dan kesaksian pembelaan di dunia akhirat dari orang-orang saleh.
  37. Di hari kiamat, di wajahnya akan tertulis kalimat : “Wahai orang yang mengabaikan hak-hak Allah SWT, wahai orang yang dikhususkan untuk menerima siksa Allah SWT, di dunia kau telah mengabaikan hak-hak Allah SWT, maka hari ini berputus asalah kamu dari rahmat-Nya”.
  38. Dibangkitkan dalam keadaan buta. “Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta. Berkatalah ia: “Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?”. Allah berfirman: “Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamu pun dilupakan”. (Qs. Thaahaa : 124)
  39. Dibangkitkan di hari akhirat dengan wajah  hitam kelam. “Pada hari yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya (kepada mereka dikatakan): “Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu rasakanlah adzab disebabkan kekafiranmu itu”. (lihat Qs. Ali Imran : 106).   
  40. Dibangkitkan di akhirat dalam kelompok manusia berwajah menyerupai babi atau kera yang hina (lihat tafsir Qs. Al Baqarah : 65 dan An Naba : 18).
  41. Dibangkitkan di akhirat dengan punggung disetrika dengan setrikaan dari api neraka.
  42. Awal/induk kesesatan. “Maka datanglah sesudah mereka pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan sholat dan memperturutkan hawa nafsunya, mereka kelak akan menemui kesesatan”. (QS. Maryam : 59).
  43. Digolongkan orang munafiq, nyata kemunafiqannya, sedangkan orang munafiq itu diazab dalam keraknya api neraka.  “Sesungguhnya orang-orang munafiq itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali”. (Qs. An Nisa : 142). “Sesungguhnya orang-orang munafiq itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka”. (Qs. An Nisa : 145).
  44. Digolongkan orang yang merobohkan iman dan islamnya (Kanzul ‘Amal 7 : 284/Jami’us Shaghir 2 : 121).
  45. Digolongkan kafir, tidak diakui sebagai umat Nabi Muhammad SAW “. Shalat adalah pemisah atau pembeda antara muslim dan kafir. Barang siapa meninggalkan shalat maka sungguh dia telah kafir. (HR Ahmad, Abu Dawud, dan lain-lain).
  46. Tidak berhak dimandikan, dikafani, dishalatkan dan dikuburkan di pemakaman muslim. Dari Umar Bin Khattab RA, ia berkata : Tidak berhak mendapat perlakuan dari Islam orang yang tidak shalat (Riwayat Baihaqi dan Imam Malik dalam al Muwaththa’).
  47. Halal darahnya untuk dihukum mati : Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka mengucapkan laa ilaaha illAllah SWT, menegakkan shalat, dan membayar zakat. Apabila mereka telah melakukan semua itu, berarti mereka telah memelihara harta dan jiwanya dariku kecuali ada alasan yang hak menurut Islam (bagiku untuk memerangi mereka) dan kelak perhitungannya terserah kepada Allah SWT”. (HR Bukhari – Muslim).
  48. Menghapus semua amal salehnya. “Barangsiapa, meninggalkan shalat  ashar, maka gugurlah  seluruh amalannya.” (HR Nasa’i).
  49. Digolongkan manusia sombong; seolah-olah tidak mengaku Allah SWT sebagai  Tuhannya, memutuskan hubungannya dengan Allah SWT, tidak bersedia membaharui ikrar agar hidup matinya untuk Allah SWT, tidak bercita-cita beriman dan memperbaiki jiwanya, tidak berharap lagi kepada Allah SWT,  dan telah menentang perintah Allah SWT.  
  50. Digolongkan sebagai pendusta dan diakhirat menjadi makhluk paling hina (Al Maa’uun  : 1-15, Al Mursalaat : 47-48, Al Qiyamaah : 31-32, dan Al Qalam : 44-45).                  

Wallahu a’lam

 

PST.TAHFIDZ & RUMAH YATIM AL ISHLAH
Bangunan milik bersama (WAKAF) 3 lantai hasil dari ZIS
yang dikumpulkan sedikit demi sedikit
Mari bergabung untuk menjadi bagian dari sejarah besar berdirinya RUMAH BESAR UMAT ISLAM
PST.TAHFIDZ & RUMAH YATIM 2
milik kita bersama
DENGAN BERWAKAF
(Amal Yang Abadi)
ATAU MENJADI ORANG TUA ASUH/DONATUR
DAN SEKALIGUS SEBAGAI PEMILIK PESANTREN
Melalui :
  1. Infaq berbagi kebahagiaan untuk biaya hidup & Pendidikan 99  YATIM penghafal Quran
  2. Zakat, Infaq dan Shadaqah
  3. Wakaf untuk membebaskan Tanah & Bangunan 300 m² Hanya @ Rp 4 Jt/m².
Rekening  BANK MU’AMALAT a/n PST. TAHFIDZ & RUMAH YATIM AL ISHLAH
No. Rekening 34 8000 5 111

Atau Via :

Bank MANDIRI, No. Rek ; 1660002059475 A/n YAYASAN AL ISHLAH JAKARTA